Koskaki Sufyan (part 1)

Waktu ditantangin emaknya untuk jualan koskaki di sekolah. Sufyan semangat sekali. Tiap 5 menit nanya, “harganya berapa tadi mi?”/ Sepuluh ribu/ koskakinya berapaan mi?/sepuluh ribu nak….
Terussss aja nanya sampai akhirnya tidur malam.
Paginya, semangat sekali dan merencanakan beberapa hal:
1. Minta diantar abi ke sekolah pagi2. Supaya punya waktu untuk nawarin dagangan (kegurunya😁)
2. Mastikan koskakinya ada ditas. Dan latihan nawarin.
……..
Siangnya si emak penasaran banget ttg hasil “jualan” koskaki anaknya. Ditelponlah anak gantengnya.
U: Gimana nak jualannya?,jadi jualan koskakinya?”
S2: Gak tahu.
U: Lo, gak jadi?
S2: Jadi kok, tapi gurunya ndak mau
U: Sufyan nawarinnya gimana?
S2: Ndak tahuuu. Ndak mau ceritaaaa (mulai ngikik)
U: Lo lo kok ndak mau cerita?cerita dooonggg
S2: Ndak mauuu, sudah ya miii.sufyan tutup dulu…
U: Jangan….
S2: Panggilan terputus, pulsa anda tidak mencukupi. Hahaha..(nirukan operator)
U: Sufyan… sufyan….
*klik*
😭😭😭
—to be continued—

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s