Ketika Anak Bertanya : Tentang Mati

Bagi anak – anak, dunia ini adalah hal yang totally new buat mereka. Setiap hal, setiap kata yang mereka lihat, dengar, raba, rasa selalu mengundang tanda – tanya lanjutan. Setidaknya itu yang terjadi pada anak – anak saya. Semalam, Selepas sholat isya di masjid, saya bertanya pada Salman. “sholat dimana mas?” bukan masjid Umar. (di tempat kami ada dua masjid, masjid Umar Bin Khattab dan Masjid Al Ikhlas). “O, masjid Al Ikhlas?”. Iya… uhm.. Ikhlas bin khattab? (mbanyol), bla… bla… kami berdiskusi. Hingga dia tiba pada pertanyaan,

Kenapa bin-nya ke bapaknya mi? nama ibunya dimana? kalau nama kakeknya? 🙂

My kiddo yang emang kritis ini kembali menanyakan “pertanyaan sulit” ke saya. Abie pun bilang di perjalanan pulang Salman juga menanyakan “pertanyaan sulit” ke beliau seperti “Kenapa sepeda motor setirnya persegi panjang, bukan bulat kaya mobil?” atau “kenapa roda belakang motor gak bisa belok?”. Atau si kecil Sufyan yang beberapa hari terakhir gemar mengulang pertanyaan ini “kenapa kita harus takut sama Allah umie?”, “kenapa kita harus bunuh ular kalau masuk rumah?”.

My babies is not baby anymore…

Tapi sekarang tulisan ini tidak sedang membahas “pertanyaan sulit” dari anak – anak yang tersebut diatas. Karena ada pertanyaan sulit dari anak lain (dan sudah ada alternative jawaban) yang menurut saya perlu tersimpan di blog ini sebagai pengingat. Ya… persiapan jikalau bocah2 saya menanyakan hal yang sama.

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman bercerita di socmed-nya bahwa tengah malam anaknya tetiba terbangun nangis sesenggukan dan bertanya pada bundanya tentang kematian. Saat itu sang Bunda menjawab sepanjang yang beliau tahu dan turut menangis. Tadi pagi, beliau share jawaban yang disarankan oleh seorang ustadzah setelah berkonsultasi mengenai hal ini. Jawabannya sangat menarik, jadi saya akan menyadurkannya disini.

Analagikan kematian seperti meminjamkan barang. Allah yang Maha pemberi, meminjamkan barangnya kepada kita. Dan jika tiba masanya, maka apabila si pemberi meminta kembali barang yang dipinjamkannya, kita wajib untuk mengembalikannya.

Kuburan yang terlihat sempit itu (2×1) sebenarnya luas. Seperti ketika kita naik pesawat. Dari atas semua terlihat kecilll sekali, tapi begitu kita turun ternyata rumah, orang2 dan jalan itu luas sekali kan. Nah… kuburan sama seperti itu, bisa luas sekali. Luas atau sempitnya kuburan kita tergantung pahala/ amalan yang kita kumpulkan. Kalau amal baik kita banyak, maka kuburan kita akan lapang.

Setiap orang tidak dapat mengelak dari kematian. Bahkan seorang nabi sekalipun. Dulu nabi musa perna menampar malaikat maut, namun Allah memberi tahu bahwa waktu yang dimiliki nabi musa adalah sebanyak jumlah bulu lembu jantan yang tertutup telapak tangannya. Setelah itu akan datang kematian…

Hati saya bergetar mendengar penjelasan ini. Kematian yang tak terelakkan, dan bagaimana kita menjelaskannya kepada anak sehingga tak nampak menyeramkan. Terima kasih sangat ada rekan yang mau share hal ini, dan berharap ini juga akan bermanfaat bagi parents yang lain.

Anak – anak itu masyaAllah ya… mereka sengaja dikirimkan Allah untuk mengingatkan kita sejauh mana kita mengenal dien kita sendiri. Terima kasih anak – anak… kami para orangtua jadi terpacu untuk terus belajar.

Iklan

One thought on “Ketika Anak Bertanya : Tentang Mati

  1. Wah makasih ilmunya mbak.. Saya akan praktekkan jawaban ini, sudah 2 malam putri saya berusia 5 thn sering tanya soal ini. Bahkan saya sering melihat dia termenung, ketika ditanya jawabnya lagi mikir kalo dia mati gimana. Tapi saya yakin dgn jawaban ini dia akan puas. Sekali lagi makasih yah mbak🙏🙏🙏 oh ya di share ini blh gak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s