Why Mr. J is Famous?

Asekkk…. ikut2an ngeramein politik ah. kan sudah masuk masa kampanye, jadiii saya akan sedikit membahas tokoh famous kita berikut ini. Siapa lagi kalau bukan Mr. J! Ingat ini bukan postingan berbayar!, jadi ini murni pengamatan saja, bukan pula karena saya memiliki kecenderungan politik tertentu. Hanya urun rembug saja. Okeh… let’s start

Akhirnya…. Bu Wati memberikan restu kepada Mr. J untuk nyalon (calon presiden, bukan ke salon-red). Widiw, respon orang seantero Indonesia begitu gegap gempita, tentu ada yang pro dan ada pula yang kontra. Pihak yang pro sih menaruh harapan buaser, bahwa Mr.J yang ini mampu memberikan perubahan bagi Indonesia dengan pendekatan2nya yang populis. Sementara itu, pihak yang kontra menganggap bahwa keputusan Mr.J untuk “meninggalkan” Jakarta sebelum genap kepemimpinannya menandakan blio tidak cukup bertanggungjawab dengan amanah yang diberikan kepadanya, intinya “Jakarta aja belum beres, gimana mau mberesin Indonesia”.

Hmm… sama2 menarik alasannya.

Namun dibalik itu semua, yang ingin saya soroti disini bukan masalah prodankontra, tetapi lebih kenapa Mr. J ini begituuuu terkenal. Dan inilah sepengamatan saya,

Gunakan Dunia Maya

Well… well…, terlepas dari bagaimana sepak terjang blio ketika menjadi walikota, yang mungkin akan menentukan betapa populernya blio ketika nyalon jadi Gubernur dulu.

Oke, blio bisa bilang kalau gak punya media, bukan owner dari media maksudnya. Tidak seperti beberapa capres/cawapres yang menggunakan segala daya medianya untuk kampanye. Akir2 ini kan banyak pemilik media yang ikut nyalon dan dengan gampang kita bisa liat ada kuis tentang mereka, ada acara khusus tentang mereka dll, dsb.

Tapi usaha yang too obvious itu malah bikin orang ngerasa apapun yang ditampilkan adalah = settingan bok. Dan menurut saya malah tidak membantu usaha pendongkrakan image loh.

Tetapi, tahukah anda? bahwa hanya kepemimpinan Mr. J sajalah yang dilaporkan hari perhari di salah satu situsberitatenar yang konon kabarnya menyampaikan berita detikperdetik. Dan berita mengenai Mr. J ini menduduki rating pertama pemberitaan di segmen “pemilu” mereka. Hanya atas capres Mr.J-lah, masyarakat golongan menengah kebawah (yang seringkali dianalogikan sebagai rakyat sebenarnya) sering diwawancarai. Coba deh, sesekali klik bagian “pemilu” di situs berita ini, kita pasti akan seringgg banget nemu berita begini “Harapan sopir truk atas Mr. J” dll dsb. Dan hanya Mr. J. lah yang mendapatkan space berhari2, berminggu2 dalam pojok polling dengan tema “pro dan kontra, setujukah anda jika Mr. J nyalon?”. Dan hasilnya pun diulas tuntas dalam berita mereka, 65% pro pencalonan Mr. J. hihihi

Sungguh, saya penasaran sekali, apa ya hubungan dari si pemilik media ini dengan Mr. J? dan apa yaa deal politik yang sudah disepakati oleh mereka? hihihi

Penggunaan dunia maya tanpa melalui tangan sendiri, (minjem media orang maksudnya) adalah salah satu bentuk kampanye terselubung yang brilian. Disini, pemilik media tahu betul bahwa dengan mengusung Mr. J yang “seolah-olah” tidak terafiliasi dengan media manapun menunjukkan bahwa “rakyat” yang d.hi. terwakili oleh media menginginkan Mr. J nyalon. Dan atau bahwa media yang diklaim seharusnya menjadi sarana netral, mengusung Mr. J dengan cara yang “seolah” netral.

Padahal, dewasa ini tidak ada media yang netral.

Coba hitung berapa banyak orang yang mengakses situsberita ini? Saat ini orang bisa abai pada Koran, majalah, televisi, dan radio. Tapi tidak dengan internet!. Bisa saja seharian mematikan TV, tapi pasti akan mengakses dunia maya, Dan sungguh, meskipun bahasa pemberitaannya sering acakadut, kenetralannya diragukan, situsberita ini pasti diakses oleh banyak sekali orang setiap detiknya. Termasuk saya!. J.

Jadi silakan dibayangkan, bagaimana situsberita ini mampu mempengaruhi opini pembacanya atas kontruksi citra Mr. J. Dan silakan dibayangkan, mengapa situsberita ini sangat berkontribusi besar pada ketenaran Mr. J.

Blusukan, cara dekat dengan rakyat

Kejadian bencana karhutla yang menyebabkan kami terkepung asap beberapa waktu yang lalu menyadarkan saya akan satu hal. “Bahwa pemimpin harus dekat dengan rakyatnya” dalam artian sebenarnya. Serius loh ini. . . . percaya atau tidak, kehadiran fisik seorang pemimpin (atau orang yang dikagumi) memberikan energy positif yang luarbiasa besar kepada orang yang menghormati/ memujanya. Itu kenapa meet and greet dengan artis selalu dinanti, kunjungan Presiden selalu terasa spesial. Karena kehadiran fisik mereka memberi energy positif.

Masyarakat Riau begitu berterima kasih atas keputusan Presiden untuk datang mengunjungi Riau demi melihat bencana kebakaran. Semua isi koran lokal begitu positif, opini yang berkembang menunjukkan bahwa “turun tangan langsung” seperti inilah yang dianggap kepedulian sebenarnya. Masyarakat –mungkin- tidak perduli kalau sebelumnya mungkin Presiden sudah memerintahkan ini itu untuk menanggulangi bencana.

Dan itulah yang saya maksud bahwa kehadiran fisik bagi rakyat itu sangat penting. Meski kadang kondisi seperti ini sedikit mengkhawatirkan. Kadang karena sudah “disenangkan” secara emosional, kita abai atas usaha perbaikan yang sesungguhnya. Mrs. R, sebenarnya sudah terkenal jauh sebelum akhirnya menjadi walikota, tahu kenapa? karena ketika diamanahi mengurus taman kota, dia benar2 menyulap taman kota yang kotor dan jelek menjadi surga bagi masyarakat Surabaya. Dan alhasil, ketika dia diusung menjadi walikota, mudah sekali blio terpilih. Nah,,, yang saya kurang bisa mengusut track record pencapaian dari Mr. J ini.

Oh dan satu lagi, gaya blusukan ini nantinya akan sangat menyulitkan para pelaku birokrasi, termasuk jajaran staf dibawahnya, karena pemerintahan saat ini bukan hanya berjalan didasarkan oleh titah semacam Bung Karno dulu, atau berdasarkan body language sang Pemimpin yang terkesan pro rakyat, tapi juga berkenaan dengan telaah, pemeriksaan surat2 dan tetekbengek yang mautidakmau harus dikerjakan karena sifatnya sudah disepakati oleh internasional. Kalau pemimpinnya jarang dikantor,..cemmana?

Selain duahal diatas, saya juga pernah menemukan “kampanye” mengenai sosok ideal capres diusung dalam sebuah novel politik yang ditulis oleh penulis terkenal. Followernya aja… buanyak. Tidak secara eksplisit, tapi semua orang yang membaca novel ini pasti tahu siapa yang dimaksud.

Jujur saya sempat terkena Mr. J effect selama beberapa saat, namun ketika dia memutuskan nyalon setelah menunggu titah dari Bu Wati. Bukan atas kemauan pribadi dan kesiapan sendiri, bersamaan dengan itulah Mr. J effect yang menguasai saya menghilang sedemikian cepatnya. Oh Sir, You should independent first….

Iklan

One thought on “Why Mr. J is Famous?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s