Running Man, Running Mom

Pada tahu running man kan? itu loh salah satu variety show dari Korea. Ceritanya tentang kompetisi antara orang/ grup dengan misi atau game tertentu, membernya ada 7 orang. Variety show ini selain kocak banget juga banyak scene-nya mengharuskan para pemain untuk lari, lari dan lari. Don’t walk, just run!. Saya lagi gandrung sama acara ini, gak sampe sakaw sih, yah kalau ada ditonton, kalau tidak ada ya gpp. Kebetulan teman sy yang IRT penggemar tayangan korea diberi priviledge oleh suaminya untuk ngabisin kuota modem buat donlot. hehehehe. Jadi sy tinggal ngopi dari hasil donlotan beliau. J.

Tapi ya gitu, meski sy suka nonton running man, bukan berarti sy telan mentah-mentah tuh tayangan. Soalnya dulu kan dosen sy yang terhormat pernah bilang, “setiap tayangan selalau ada behindbehindnya” jadi demi mewujudkan ajaran beliau (halah, ajaran, kayak eyang cukur aja) setiap nonton apapun, sy selalu menerapkan prinsip critical analysis. Sy tetap tidak suka kalau candaan mereka sudah ke-hewan-hewanan, atau hal – hal yang menurut sy tidak sesuai prinsip (rok mini, makan babi dsb). Tapi senengnya, tidak seperti lawakan dalam negeri yang sering nyerempet ke saru – saru dan body contact ke lawan jenis (karena sengaja nggodain ya), tayangan ini malah sering mempromosikan keindahan wisata korea dan kelezatan masakannya.

Entah karena kerasukan jiwa running man atau gimana (hehehe), Akhir – akhir ini sy berasa sedang jadi member running man. Apalagi kalau suami sedang keluar kota. Gimana tidak, setiap pagi sejak sebelum ayam berkokok sy harus beres- beres, nyuci (Alhamdulillah pakai mesin), nyiapain sampah semalam supaya diambil truk sampah, mandiin anak, beli sarapan (kalau tidak masak), belanja ke kedai depan dan semua harus selesai tepat waktu. Karena kalau terlambat sedikitttt saja, dan sy telat ke kantor, maka siap-siap tunjangan dipotong. hiks, lumayan loh, pernah dalam sebulan telat 3 hari, potongannya bisa buat makan – makan di PH berlima. hiks..

Etapii, kalau di running man yang menang sering dapat hadiah emas, vacation atau lainnya. Hadiah sy jauh lebih tak ternilai. Seperti tadi pagi, saat anak – anak mengantar sy pergi kerja, mereka ikut-ikutan menutup pagar, berebut mencium tangan sy, memberi senyum terindah dan ucapan penuh kasih sayang “Hati – hati ya miiii, dadahhhh”. Umi ridho nak, ridho…. terima kasih yah ^^

peluk hangat

peluk hangat

Iklan

One thought on “Running Man, Running Mom

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s