Menitip Doa pada Nama Buah Hati Kita

Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman.” (HR. Muslim)

Karena itu, nama anak pertama kami adalah : Abdillah (similar with Abdullah), dan nama anak kedua kami Abdurrahman.

Sedari awal, kami sudah berazzam untuk memberi nama anak – anak kami dua nama seperti diatas, atau nama – nama yang menghambakan diri kepada Allah (Abd + Asmaul Husna).

Sedangkan untuk nama depannya kami memiliki beberapa syarat, Pertama merupakan nama – nama sahabat, tabiin atau tabiin tabiin, Kedua, berjumlah enam huruf. hehehe. Kenapa enam huruf ? karena nama saya (Elaine) dan nama suami saya (Irawan) sama – sama berjumlah enam huruf kan? Hehehehe, njelehi yo ben

Dan terpilihlah nama anak pertama kami adalah Salman Abdillah, Sedangkan anak kedua bernama Sufyan Abdurrahman. Cerita mengenai detil arti nama Salman ada disini, sedangkan detil arti nama Sufyan ada disini.

Ringkasnya, arti nama anak – anak saya adalah sebagai berikut :

1.       Salman Abdillah (Hamba Allah yang Selamat – di dunia dan akhirat)

Nama Salman diambil dari seorang sahabat Rasulullah, Salman Al Farisi (Salman dari Persia) yang terkenal akan kegigihannya mencari kebenaran, seorang yang pekerja keras, seorang yang zuhud, dan seorang pemimpin adil yang sederhana.

2.       Sufyan Abdurrahman (Sufyan – Hamba yang Maha Penyayang)

Diambil dari nama ulama besar yang merupakan generasi tabiin, Sufyan Ats Tsauri. Seorang yang berani mengatakan yang Haq adalah Haq dan yang Bathil adalah yang Bathil. Mendapat julukan Amirul Mu’minin fil Hadits (pemimpin kaum mukminin dalam masalah hadis).

Menentukan nama buah hati (muslim) sebaiknya memiliki pondasi yang kuat, baik nama lengkap maupun nama panggillannya (Saya pernah mengulas mengenai pemilihan nama panggilan disini). Karena nama adalah doa yang kita sematkan dalam dirinya. Pilihan, arti dan filosofi nama pun sebaiknya segera dikisahkan kepada anak kita. Pertama agar anak – anak mengerti harapan kita atasnya, dan kedua agar anak – anak mencintai nama yang diberikan kepadanya.

Pada zaman sekarang, banyak sekali anak – anak yang sengaja mengubah nama panggilan mereka agar terdengar keren dan beken. Bahkan sepupu saya semenjak SMA hanya menggunakan nama aslinya pada saat – saat yang membutuhkan unsur legalitas saja. Sehari – harinya di pergaulan dia menggunakan nama panggilan yang dia pilih sendiri.

Nama – nama yang menghambakan diri kepada Allah, nama nabi, nama orang shaleh dan nama – nama dalam bahasa arab yang memiliki arti – arti indah dapat dijadikan pertimbangan dalam memberi nama. Sedangkan nama – nama yang berarti penghambaan kepada selain Allah, nama – nama orang buruk, nama – nama yang jelek atau justru nama – nama yang berlebih – lebihan harap pula tidak digunakan.

Satu lagi, dalam memberikan nama dalam bahasa arab, sebaiknya kita juga memahami kaidah – kaidahnya. Sebagai contoh, tahukah rekan – rekan bahwa nama Maysarah, dan Hudzaifah adalah nama laki – laki?, Nama Silmy biasa digunakan untuk laki – laki?. Penggunaan kata penegas juga seringkali salah kaprah, Semisal Al Farisi yang berarti dari Persia. Kami tidak menggunakan nama Salman Al Farisi  karena anak kami memang tidak berasal dari Persia. Lalu penggunaan Az (Az Zahra), Asy (Asyyifa), Ar (Arrayyan) yang seringkali masih menjadi nama depan, padahal nama itu letaknya seharusnya di belakang karena merupakan penegas, julukan.

Well, itulah arti nama anak – anak kami dan pedoman memberi nama pada anak sepengetahuan saya. Sesuai dengan permintaan Shohibul Kontes, saya ingin ikut menyumbang inspirasi nama bayi untuk anak mereka, yaitu :

Omar Abdurrahman

Omar adalah versi Inggris dari Umar. Ada dua Umar yang berasal dari silsilah yang sama dan sama – sama membawa kejayaan, kemuliaan dan kedamaian bagi Islam. Kedua Amirul Mukminin ini sama – sama berhasil mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Umar yang pertama adalah sang Kakek, kerap dijuluki Al Furqon (sang Pembeda), pribadi tegas yang bahkan ditakuti oleh setan. Kita mengenalnya sebagai Umir Bin Khattab. Konon, jika Umar memilih salah satu jalan, nisacaya setan akan memilih jalan yang lain J. Sedangkan Umar selanjutnya adalah sang cicit, Umar Bin Abdul Azis. Ditangannyalah kemakmuran merata, hingga serigala berjalan berdampingan dengan domba. Lantas Abdurrahman? sudah tahu sendiri kan artinya?

Semoga putranya menjadi pemimpin yang adil dan memegang teguh nilai – nilai Islam sehingga mampu mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Amin.

“BEAUTIFUL NAME FOR SMART BABY by Armita Fibriyanti”

 

Iklan

8 thoughts on “Menitip Doa pada Nama Buah Hati Kita

  1. Ping-balik: Peserta Welcoming Baby Giveaway | MENARA HATI

  2. Ping-balik: Peserta Welcoming Baby Giveaway – Armita Fibriyanti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s