Kejang Demam Sufyan

2012-07-24 10.58.27Ramadhan tahun ini, keluarga kami mendapatkan beberapa ujian. Hari ketiga puasa, adek Sufyan demam, pagi itu sih masih sumeng2 biasa, 37,5C. Siangnya, entah kenapa, utie tidak nelpon saya waktu adek demam. Sepulang kantor, utie baru bilang kalau adek demam. Kebiasaan orang sepuh kalau ngceek suhu anak kan Cuma diraba pakai tangan, jadi utie ndak tahu adek berapa demamnya.

Waktu saya ukur pakai thermometer, suhunya mencapai 39,2C. MasyaAllah…..

Langsung diminumin paracetamol. dan dikompres….

Setelah itu demam mulai turun, adek masih mau minum air putih dan pengalaman sebelumnya adek pernah demam segitu tapi masih baik2 aja, jadi kami masih upayakan hometreatment.

Pukul 11 malam adek bangun dan nangis, badannya kayak kaget2 gitu, sambil nangis dan nunjuk2 tembok. Kami pikir dia sedang ngeliat penampakan, jadi kami bacakan ayat kursi, ditenangin trus dikasih minum air putih. parcet belum dikasih lagi, karena jarak pemberian obat masih belum terlampaui.

ternyata…. itu adalah pertanda akan ada serangan kejang demam.

Tengah malam, adek terkena serangan kejang demam. Quite sure itu KD, karena tanda2nya sesuai.

kedua tangan mengepal, mata membelalak ke atas, mulutnya mengeluarkan banyak ludah. dan seluruh badannya menghentak – hentak (tidak parsial). Kejang muncul pada saat demam diatas 38,5 C.

Segera saya miringkan badannya ke samping, menjaga dia tidak tersedak, mengecek apakah lidahnya tergigit (saya tetap tidak meletakkan apapun di mulutnya, karena itu justru akan mengganggu saluran pernafasan), menghitung berapa lama dia kejang dan ngusap – ngusap punggungnya.

Dan Demi Allah, melakukan itu semua sambil menjaga otak tetap waras, tidak panik dan menghndarkan diri dari jedot2in pala ke tembok adalah hal yang luar biasa susah.

Setelah KD-nya berlalu (kurang dari 5 menit), segera saya minumi dia parasetamol. Keringat deras bercucuran di seluruh badannya, sederas airmata saya yang tidak berhenti mengalir saat itu. Hanya saya yang melihat adek KD, semua sedang tidur. jadi bisa dibayangkan betapa kalutnya perasaan saya saat itu. Setelah KD berlalu saya hanya bisa memeluknya sambil sesenggukan. Tak lama adek pun tertidur tertidur, Kami bergegas membawa adek ke UGD rumah sakit saat itu juga. Jam rumah sakit menunjukkan pukul 1 dini hari. Alhamdulillah, dalam 24 jama berikutnya, tidak ada kejang demam susulan.

Dokter jaga menyarankan agar dirawat inap, kami yang panik, bingung dan bengung mengiyakan. Alhasil adek dirawat sampai dengan empat hari, Hasil lab normal semua, dan sampai kami pulang, tidak ada diagnose dari dokter.

Jujur, saya kecewa dengan dokter langganan anak – anak ini. Waktu saya menanyakan tata laksanan penagangan KD dirumah, beliau hanya menjawab “kalau demam dan gak turun – turun, segera bawa ke dokter bu”. Haloooo dok, kalau anak saya keburu kejang duluan gimana (naudzubillah mindzalik, jangan lagi Ya Allah). Pemberian dan penaganan tanpa diagnosa, sungguh menjadikan saya kesal bukan kepalang.

Sepulangnya dari rumah sakit, pipi adek mulai ruam – ruam merah. Yes, its virus, it’s roseola. Self limiting yang harusnya bisa di hometreatment.

Catatan saya tentang KD Sufyan kali ini adalah :

  1. Aware!, jangan luput kompres, skin2skin, berendam, minum air putih yang banyak setiap anak – anak demam, terlebih Sufyan, batas demam dia adalah 39 C.  Tak seperti Salman yang masih fit meski mencapai 40,6 C.
  2. Tes darah dll tetap menunggu 72 jam, karena sebelum itu = useless
  3. Coret SpA yang ini.
  4. Selalu Tanya diagnose dokter, dia tidak bisa hanya menduga – duga tapi tetap member obat yang didasarkan pada dugaan dia saja.
  5. Belajar dan berdoa.

Sedangkan tata laksanan kejang demam dapat dibaca di situs ini http://milissehat.web.id/?p=51

Ya Rabbi….Mohon beri petunjukMu, berilah kami nikmat sehat.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s