Seminar Tung Desem Waringin

Kemarin, saya menghentikan sejenak kerja seorang teman (di bagian keuangan) yang baru2 ini mengikuti seminar Tung Desem Waringin. Naluri saya sebagai (mantan) wartawan plus penjual (yang gak mau rugi) otomatis bergerak, mengorek2 keterangan dari dia (halahhh bahasanya) untuk berbagi tip yang dibagikan oleh Tung Desem (bagi dibagi ceritanya). Dan hebatnyaaa… dia mau lhoo… padahal dia kan bayar tiket platinum tuh (927rebu bok).

Here’s some tips from him-him. Cara cepet jadi kaya ^^

Otak manusia itu sederhana, dia akan mencari kesenangan dan menolak ketidakenakan. Nah…. Agar cepet kaya kita harus bisa memanage cara pandang qt.

  1. Tunda kesenangan, kadang kalau kita belanja yang kita utamakan adalah keinginan, bukan kebutuhan. Disinilah kita harus nahan diri. Harus pandai2 memilah mana yang lifestyle dan mana yang “gayakaya”
  2. Aset Alokasi, mengalokasikan aset yang kita punya secara cermat (detil di keterangan selanjutnya 
  3. Alokasi kesenangan, kira2 10% dari aset yang kita punya. Keterangannya di bawah yaaa..

Nah, dari 3 hal diatas, dijabarin sebagai berikut

Aset Alokasi

  1. Dari 100% pendapatan, sisihkan 10% untuk disimpan/invetasi tetap yang tidak bisa diambil. Simpanan itu bisa diambil kalau jumlah bagi hasil yang dihasilkan bisa membiayai “dana kesenangan kita selama sebulan”.

Misal, gaji kita ditambah suami 10juta. Maka 1jutanya disimpan di deposito syariah. Trus biaya kesenangan qt sebulan 1juta, Nah tu simpenan bisa diambil kalau dana bagi hasil yang qt terima sudah nyampe sejuta.

  1. Dari 10% tadi, jika ingin berinvestasi. Harus disisakan nilai investasi aman sesuai umur kita saat itu.

Misal umur kita 28th,  maka 1jt x 28% = Rp280rb ini harus jadi investasi aman

  1. 20% dari gaji dijadikan simpanan mendadak, digunakan apabila ada yang sakit dll. Simpanan ini tidak bisa diambil kecuali ada yang darurat. Dan bisa diambil dalam jangka waktu 6bulan. Ini bisa juga dialokasikan buat kredit beli rumah.

Jadi ntar disisihin 2jt untuk dana cadangan.

  1. 60% dari gaji, adalah biaya keperluan hidup sehari2. Makan, minum, bayar listrik, dll

 Alokasi Kesenangan

  1. 10%nya  dari gaji lagi, dialokasikan untuk dana kesenangan, kayak makan2 di resto, jalan2, piknik dll.  Tapi dana ini bisa diambil tiap 3 bulan. Jadi ntar 3 bulan sekali bisa refreshing gt.

Tips lain :

Kalau ngasih hutangan, jangan disesuaikan sekehendak penghutang. Misal si penghutang minta 10juta, tawarin aja bwt ngasih hutangan 200 ribu?. Bukan apa2. Mnurut pengalaman sih, hutang-piutang memperburuk hubungan baik loh…

Cttnku : kalo emang mau ngutangin, bener2 nyontoh di al quran deh, dicatat dan ada saksi. Dan luaskan samudera jiwa menampung keikhlasan. Banyak2 berdoa juga agar kita terbebas dari utang piutang.

Hmm… segitu dulu yak yang aku inget…. ^^

 —- pembicaraan lama tanggal 20 April 2011

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s