GOBLOK !!!

Gegap gempita acara jamboree on the blog 2012 di blogcamp sangat menggiurkan*halah*. Jadi mau takmau sangat ingin ikut –pakdhe paling bisa bikin acara-. Sebenarnya saya ingin ikut episode yang pertama, tapi apadaya telat menulisnya. Tulisan di bawah ini ditulis tanpa maksud melukai siapapun. Untuk melindungi orang – orang yang terkait, maka tokoh disamarkan. Semoga ini bisa jadi pelajaran bagi semuanya, wa bil khusus diri saya sendiri.

“Goblok Koen Iku” sekali lagi ibuk memakiku, entah sudah keberapa kalinya hari ini. Kali ini karena hal sepele aku lupa bawa baju olahraga. Lain waktu dia memakiku lagi, karena tak tahu berita terkini, atau nilai matematikaku yang biasanya sembilan melorot memnjadi tujuh setengah atau delapan.

Ibuk mungkin tidak pernah bermaksud memakikku, terlahir di Suroboyo yang khas dengan “bahasa ngoko ekspresifnya” menjadikan ibuk sudah terbiasa dengan kata – kata “kasar” seperti itu. Baginya mungkin, itu ungkapan umum seperti “selamat Pagi” atau “kerjaanmu kurang bagus”. Well, it’s kinda confusing, but it happen in real. Ibuk kerap menggunakan pilihan kata itu untuk mengungkapkan ketidaksetujuannya atas apa yang kulakukan. But I don’t know why, sering aku menelisik diri apa yang kurang dari diri aku, secara akademins ranking 1 selalu ditangan, pun aku tak pernah melakukan hal – hal nakal yang kerap dilakukan oleh anak – anak lain seusiaku.

Hingga suatu hari….

“Goblok terus, goblok terus, aku iki gak goblokkkkkk!!” aku berteriak kepada ibuk. Entah bagaimana kali itu aku merasa panas dikatai goblok, dan hal itu didengar oleh bapak. Bapak pun membelaku… dan sejak itu * Thank God* Ibuk berhenti mengataiku goblok.

Sayangnya, berhenti di aku tidak menjadikannya berhenti melakukannya kepada ning dan adekku. Beruntung karena aku pemberontak dan termasuk anak pintar (akademis) sehingga ibuk mulai malas berdebat denganku. Sedangkan untuk, ning dan adekku –yang kebetulan- biasa – biasa saja dari segi akademis harus menelan pil pahit untuk terus dibanding – bandingkan denganku. Biasanya kata – kata yang sering muncul adalah “awal karo akhir iki kopong” (maksudnya anak sulung dan anak bungsu tidak “berisi”).

Entah apa yang ada di benak ning dan adek setiap kali mereka mendengar ibuk berkata seperti itu dihadapan orang – orang. Yang aku tahu, ning tumbuh menjadi perempuan yang tidak percaya diri, introvert, dan mudah depresi. Sedang adek yang anak laki – laki satu- satunya tumbuh menjadi anak bungsu yang terus ngenger pada orangtua, tidak punya pendirian, dan tidak pernah berani mengambil keputusan. Sedang aku sendiri? untuk beberapa belas tahun setelahnya tetap tumbuh menjadi anak yang tidak percaya diri juga.

Itulah kedahsyatan kata – kata.

Bagi saya, kisah diatas benar – benar menyentak nurani sebagai orangtua. Bahwa perkataan orangtua apapun itu menjadi referensi utama bagi anak – anak mengenai siapa sebenarnya mereka. Tak peduli apapun background kita, budaya apa yang melingkupi kita, nilai – nilai apa yang menitis kepada kita. Maka ketika kita bertransformasi peran menjadi orangtua, maka sudah selayaknya kita “SADAR” dengan kesadaran prima bahwa apa kepribadian anak yang kita tuai di masa mendatang adalah benih perlakuan yang kita tanam saat ini. Maka Duhai Parents…. mari kita terus berusaha menghargai anak kita dan menunaikan hak – haknya….

Jika anak dibesarkan dengan pujian, dia akan belajar untuk mencinta…
Jika anak dibesarkan dengan makian dia akan belajar membenci…
Karena anakmu bukanlah milikmu dia adalah anugerah sang pencipta (Kahlil Gibran)

Artikel ini untuk menanggapi artikel BlogCamp berjudul Ucapan Orangtua Yang Melemahkan Semangat Anak tanggal 18 Juni 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s