Menunggumu…….

Hal jamak yang akan ditanyakan kepada pasangan muda yang baru menikah di tahun pertama mereka adalah

 “sudah isi belum?”,

“sudah berapa bulan?”,

“sudah telat?”.

Kalo agak apes pertanyaannya bisa lebih menghujam,

“Kok belum hamil?”,

“sengaja menunda ya?”,

Kalo apesnya kuadrat, bisa muncul sebuah rekam tanya-jawab yang pastinya akan membuat kita mual2 seperti layaknya orang hamil.

“kok belum hamil?”

“ya…kami kan pisahan, ketemunya aja gak mesti sebulan sekali, itupun cuma tiga hari, nyocokin waktunya pun susah”

“waktu bulan madu kan ketemuan?, berapa lama bulan madunya?”

“dua minggu.”

“nah tuh bisa kan?!?!”

“………..”

(dalam hati aku cuma bergumam, seandenya hamil itu dijual ditoko, niscaya aku akan memborongnya!!!!)

 

–tapi tidak ada toko yang menjual kehamilan……

 

Dan aku memulai aktivitas rutinku.

Tiap bulan aku akan menghitung masa suburku, dan membuat jadwal pertemuan dengan suami.

Tiap bulan aku akan mengecek kondisi tubuh, melihat2 apakah ada tanda2 haid ato tidak, lalu mulai tersedan jika “hari” itu datang.

Tiap saat aku search di internet mengenai tiga tema penting “kehamilan, kesuburan, dan bagaimana cara2 agar bisa segera punya anak”

tiap pagi aku menjejalkan termometer digital ke mulutku dan mencatat celciusnya di”buku rencana hamilku” untuk sekedar mengetahui fluktuasi masa subur yang (mungkin) bisa diprediksikan.

Aku kirimkan puluhan sms ke temanku yang calon dokter untuk konsultasi masalah ini.

Aku minum dua sendok madu di pagi dan malam hari.

Aku makan ikan

Aku makan telur

Aku makan segala jenis sayuran yang dulu pastinya akan kumuntahkan.

Aku Olahraga

Aku melahap buku2 islam tentang mendidik anak (yang tak kunjung aku selesaikan)

Aku berdoa…..

Aku minta agar didoakan oleh anak yatim

Aku minta agar didoakan ibuku

Aku minta agar didoakan teman2ku

Aku minta agar didoakan orang2 yang menanyai kehamilanku

Dan malam ini aku sedang menjadwalkan diri untuk “do something medical check-up”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s