Celoteh anak

🐨Koala

Sehabis sahur, nyiapkan duoSS ke masjid untuk subuhan.
U: ayo, siap2 nak
S2: tapi ngantuk mi
U: bentar aja kok.
S2: ngantuk banget, sufyan kan koala mi….
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

πŸ”«Pakde GUN
S1: mi, tahu nggak apa artinya pakde Gun (nyebut nama pakdenya)
U: ya pakdhe namanya gun
S1: bukaaaan.
U: apaloh?
S1: pakde Gun itu artinya pakde senjata. Kan GUN artinya senjata miii
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

😎kelilipan

Saarah ucek2 mata karena kelilipan.
S3: ca cakit matanya mi
U: tadi habis ngapain lo?
S3: matanya cakit, coalnya nonton tipi deket deket
U:((@$&@%$!)!
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

❓Sama rata

Lagi bikin soal cerita matematika buat latian UKK tentang perkalian dan pembagian.
“Bapak punya 10 kantong,dibagikan kepada andri dan budi sama rata. Berapa kantong yang diterima masing2 anak?”
S1: sepuluh, dibagi tiga…. ndak bisa mi.
U: tiga? Tiga dari mana?
S1: ini, andri
U: trus?
S1 : budi
U: trus?
S1: rata
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
Dikiranya “rata” itu nama orang. Wkwkwkwk

Iklan

Celoteh Anak

Akibat sok tahu

S1: mi, ada gak yg lebih cepat dari kecepatan cahaya?
U msh rungsing ngurus ini itu, sampai akhirnya ngeh sedang ditanyain.
U: (lupa2 inget tapi maksa njawab) ada banyak, ada lo pesawat yg lebih cepat dr kecepatan cahaya.
S1: suara mi (lempeng banget mukanya)
U:errrr? Gimana gimana?
S1: pesawatnya lebih cepat dari kecepatan suara, bukan cahaya
U: ooo,iya iya… (mikir dikit, trus coba njawab lagi), sinar matahari tuh, lebih cepet dr kecepatan cahaya
S1: tapi sinar matahari kecepatannya 8 menit mi.

!$#&#@(@^%@!(

Ngikik gak ketulungan, kapok gak miii jadi sok tahuuuu?πŸ˜‚

 

πŸ™Š Cita2

Pillow talk, ngobrolin cita2 sama anak2, jelasin kalau mau tercapai cita2nya musti belajar, baca buku endesbra endesbre.

S2: sufyan suka baca buku kok mi
S1: kalau baca buku, mas kasih tahu ya (tunjukin ke mas maksudnya)
S2: tapi sufyan baca bukunya dalam mimpi

!%#*$(@(!^!
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Cerita

Masih seri pillow talk, anak2 unjuk kebolehan mengarang cerita.
S2 : sufyan punya cerita
U: ayo ayo cerita,apaan?
S2 :
Pada suatu hari
Ada seekor kucing
TAMAT

(@^$(@&!&!^!(
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Unyil tenan bocah iki😝

 

Rumah setan

Habis wudhu disela mau ke masjid tetiba sufyan nanya.
S2: mi, sebenarnya rumahnya setan itu di kamar mandi atau di neraka sih?

😱😱😱

Celoteh Anak

Sepatu cadangan

Karena sepatunya basah, sy mengeluarkan sepatu cadangan yg baru. Dicobalah sama salman.
S1: sempit mi ujungnya
U: (pencet2) msh ada ruang kok, nanti lama2 juga longgar. Diinget2 ya sepatunya yg mana.
-soalnya sepatunya item semua, dan tiap masuk kelas sepatu dicopot-
*pulangsekolah
U: gmn?tahu sepatunya yg mana?
S1: tau lami, kan sepatu mas ada tandanya
U:ha? Tanda apa?perasaan item semua doang
S1: didalem sepatu mas masih ada kertasnya. Buaanyaaak
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
Oalah…ternyata sempit itu karena ada ganjelan kertas didalamnya
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Koskaki Sufyan (part 2)

Melanjutkan cerita tentang koskaki Sufyan dipostingan sebelumnya. Si Emak sudah pulang kerumah, setelah melakukan β€œpemanasan” sebentar, segeralah Sufyan diajak ngobrol. Ini cerita Sufyan (setelah disambung-sambungkan, karena Sufyan ceritanya sepotong-sepotong).

S2: Sufyan sudah nawarin, tapi gurunya ndak mau.

U : emang Sufyan bilangnya gimana?

S2 : Buguru, Sufyan nawarin kaos kaki, tapi pakai uang J. Trus bu guru bilang nanti. Tapi ndak dibeli.

U : Sufyan nawarinnya kapan? Waktu baris?

S2 : Sebelum baris.

U : gpp lah, yang penting Sufyan kan usaha.

S2 : tapi bu gurunya bohong

U : Lo kok bohong?

S2 : bilangnya nanti, tapi habis itu ndak dibeli

U : mungkin bugurunya ndak punya uang

S2 : punya kok

U : maksud bu guru itu ndak beli sufyan, tapi supaya sufyan ndak sedih, bu gurunya bilang nanti

Lalu kami ngobrol ringan supaya Sufyan ndak kecewa dan ndak kapok belajar jualan lagi.

Dowenggg weenggggg. Kalau kita orang dewasa kan paham ya, β€œnanti” itu adalah cara menolak yang halus. Tetapi buat anak2, jawaban abstrak seperti itu sangat membingungkan. Pola pikir anak-anak yang hitam dan putih butuh jawaban riil ternyata yaaa. Pelajaran banget nih buat saya sebagai emaknya. Jangan-jangan anak2 kadang ndak menghiraukan ortunya bukan karena mereka membangkang, tapi karena mereka ndak paham dengan pilihan kata/ bahasa dan pola pikir orang dewasa. Sigh…..

Semoga kita terus bersemangat memperbaiki diri dan terus belajar. Aamiin

 

 

Mimpi 800 Milyar

Have you ever dreamed got 800 hundred million rupiahs? I Have, and …. always have that dream.LOL

Gak tahu kenapa saya ngayal terusss dapat uang 800 milyar, entah dapetnya dari mana. Hahaha. Tapi cerita ngayalnya itu ndak seberapa, yang luar biasa adalah rencana saya bagaimana menghabiskannya. Salahsatu diantaranya adalah memberi bantuan buesar untuk sekolah dasar anak saya.

WHY?

Karena sekolah ini luar biasa menurut saya.

Pertama, dari segi biaya pendidikan. Saat kebanyakan SDIT jor2an biaya pendidikan, mereka hanya slightly lebih mahal dari SD Negeri, ada subsidi silang, free untuk dhuafa dst.

Kedua, sekolah ini bener2 dibangun dari nol. Literally. Dari bangunan satu lantai, pelan2 menjadi 3 lantai, uang pembangunan yang diserahkan oleh walimurid benar2 digunakan untuk membangun fisik sekolah. Sekolah ini juga ditopang Yayasan, yang sedikit demi sedikit mulai membentuk unit usaha sebagai sumber dana.

Ketiga, ini adalah sekolah berbasis tahfidz dan arabic, kebayang kannn kalau kita berdonasi ke Sekolah ini, mengalirlah pahala2 dari usaha memudahkan para hafidz cilik itu.

Terakhir, Letak sekolah yang masuk kedalam kampung, sedikit banyak menyebabkan likaliku. Selain karena jalannya sempit, dijalan masuk menuju sekolah, ada rumah penduduk. Jadi setiap kali kami anterjemput anak sekolah, akan ada pemandangan jemuran pakaian. Masih untung kalau pakaiannya adalah pakaian luar, kalau agak apes, bisa lihat berbagai macam pakaian dalam (sambil komat-kamit bukan pakaian dalam berenda yang dijemur. LOL). Pernah juga ada kasus penduduk yang semena-mena memblokir jalan karena niat pemerasan.

Hal-hal diatas sudah cukup kuat kali ya untuk jadi alasan berdonasi bagi pembangunan sekolah. Makanya, niat saya kalau dapet 800 Milyar, saya akan bangun itu sekolah. Bebaskan lahan di area sekolah, membangunkan rumah/apartemen cluster untuk para ustadz/ah beserta keluarga, serta membangunkan perpustakaan dan labratorium digital, dan seterusnya dan seterusnya…..

Itu kalau saya dapat 800 Milyar!

Hahahaha

Lalu saya dicubit sama Allah, cubitan kecil saja yang mampu membuat saya menangis hingga sesak di dada.

Betapa manusia sangat kikir untuk bersedekah. Betapa manusia seringkali menunggu β€œkaya” untuk bersedekah, Betapa manusia mengira bahwa syarat bersedekah adalah melimpahnya rezeki. Betapa manusia alpa…bersedekah itu tidak berbanding lurus dengan banyaknya harta. Betapa beribu alasan menahan tangan kanan kita terulur, β€œnanti saja kalau sudah kaya, nanti saja kalau mendapat rejeki nomplok, nanti saja….”

Whatsapp dari yayasan datang siang itu, Yayasan melakukan tukar guling dengan pemilik rumah didepan sekolah. Tukar guling rumah penduduk dengan tanah beserta rumah dibelakang sekolah yang luasnya tigakali lebih besar dari rumah mereka. Pemilik rumah masih mengajukan syarat, tambahan cash puluhan juta dan renovasi rumah yang ditukargulingkan. Karena sekolah butuh, maka disanggupi. Total biaya menelan 100juta, maka ditawarkanlah wakaf tanah kepada para wali murid.

Duhai jiwa…….perlukah menunggu mimpimu 800 Milyar untuk memenuhi panggilan sedekah ini?

-Tangerang Selatan, Semester II 2016-

Koskaki Sufyan (part 1)

Waktu ditantangin emaknya untuk jualan koskaki di sekolah. Sufyan semangat sekali. Tiap 5 menit nanya, “harganya berapa tadi mi?”/ Sepuluh ribu/ koskakinya berapaan mi?/sepuluh ribu nak….
Terussss aja nanya sampai akhirnya tidur malam.
Paginya, semangat sekali dan merencanakan beberapa hal:
1. Minta diantar abi ke sekolah pagi2. Supaya punya waktu untuk nawarin dagangan (kegurunya😁)
2. Mastikan koskakinya ada ditas. Dan latihan nawarin.
……..
Siangnya si emak penasaran banget ttg hasil “jualan” koskaki anaknya. Ditelponlah anak gantengnya.
U: Gimana nak jualannya?,jadi jualan koskakinya?”
S2: Gak tahu.
U: Lo, gak jadi?
S2: Jadi kok, tapi gurunya ndak mau
U: Sufyan nawarinnya gimana?
S2: Ndak tahuuu. Ndak mau ceritaaaa (mulai ngikik)
U: Lo lo kok ndak mau cerita?cerita dooonggg
S2: Ndak mauuu, sudah ya miii.sufyan tutup dulu…
U: Jangan….
S2: Panggilan terputus, pulsa anda tidak mencukupi. Hahaha..(nirukan operator)
U: Sufyan… sufyan….
*klik*
😭😭😭
—to be continued—

Celoteh Anak

Lama sekali ndak ngisi blog, sebagai pemanasan mau mengisi blog dengan celoteh anak yang ndak ada habisnya untuk ditulis. Setidaknya, saat saya menengok kebelakang, ada selalu alasan untuk tertawa.

Celoteh anak ini khusus diisi oleh anak kedua saya, Sufyan yang selalu tahu “hype up” suasana rumah. Hihihi…

Nyari Istri

Pas ngomongin tentang istri dan ciri2 istri sholeha sama anak2. Sufyan tiba2 bilang gini.

S2 : Mi, nanti istri sufyan, umi aja yang cariin ya?

U : (senang bukan kepalang, tapi berusaha cool). Ohh, kenapa ?

S2 : nanti sufyan capek.

U ; Kok capek? (bingung)

S2 : ya capek lah mi, harus muter2 naek motor nyari2 istri

byahaahaha, dikiranya nyari istri kayak nyari tukang bubur yang tutup pas idul fitri ya nak

sufyan

Biji Kedondong

Chitchat disela ngedate berdua sama nak lanang.
U : Dek, habis renang mukanya kok gosong banget, kemaren pake lotion apa ndak? Blablabala
Beberapa saat kemudian, anak ganteng satu ini nanya.
S2: mi, umi gak renang mukanya kok gosong?
Hmpph.. Keselek biji dondong (naseb emak2 berkulit putih tuwa)

 

Cangcorang

Alkisah ada 4 anak sebaya ngobrol santai sambil ngemutin permen milkita. 2 anak asli lahir dan besar di surabaya, 2 anak lagi surabaya coret, lahir dan besar di pekanbaru.
F: cang corang cang corang
S2: cang corang itu apa?S2 gak tahu bahasa surabaya
B: iku looo sing nang upin ipin
S1: (mikir), ooo jangkrik?
F: hayooo misuh yo koen?
S1&S2: (melengos cuek gak paham)
Kakakakaka. Roaming beneran.
…dan obrolan masih berlanjut….
Cangcorang itu apa sih?Β πŸ™‚